Meskipun rangkaian kegiatan Pembatik level 4 telah selesai namun kegiatan sosialisasi dan berbagi inovasi pembelajaran terus dikumandangkan oleh para Sahabat Rumah Belajar 2020 Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan Sosialisasi selanjutnya saya laksanakan di sekolah tempat saya melaksanakan tugas mengajar yakni di SMP Negeri 1 Pondidaha. Alhamdulillah, dengan dukungan penuh dari Kepala SMP Negeri 1 Pondidaha Bapak Liharto, S.Pd kegiatan sosialisasi Portal Rumah Belajar dan berbagi Inovasi Pembelajaran dapat terlaksana dengan lancar. Berikut singkat dokumentasi kegiatan sosialisasi Portal Rumah Belajar dan berbagi Inovasi Pembelajaran yang dilakukan di SMP Negeri 1 Pondidaha.
Tubuh manusia mengandung ion positif dan ion negatif. Ion penyebab muatan negatif di dalam tubuh manusia adalah Cl-, sedangkan penyebab muatan positif adalah Ca2+ dan Na+. Salah satu peristiwa fisiologi yang menggunakan gejala kelistrikan di dalam tubuh manusia adalah penghantaran impuls saraf.
Unit struktural dari sistem saraf adalah sel saraf atau yang disebut neuron. Neuron tersusun dari badan sel dan uluran-uluran yang keluar dari badan sel. Di Efektor dalam badan sel terdapat inti, mitokondria, badan/kompleks golgi, dan neurofibril, sehingga neuron mampu bermetabolisme. Uluran neuron yang pendek dan bercabang-cabang disebut dendrit dan yang panjang disebut neurit atau akson. Dendrit menghantarkan impuls saraf menuju badan sel, sebaliknya neurit mengantarkan impuls saraf dari badan sel saraf menuju otot.
Muatan yang ada di luar dan di dalam sel saraf tidak dapat saling tarik menarik dengan sendirinya karena ada pemisah berupa membran sel saraf. Tarik menarik antar muatan akan terjadi jika ada rangsangan dari neurotransmitter.
Saat sel saraf tidak menghantarkan impuls, muatan positif Na+ melingkupi bagian luar membran sel. Pada kondisi demikian, membran sel saraf bagian luar bermuatan listrik positif dan membran sel bagian dalam bermuatan listrik negatif (Cl-).
Saat neurotransmiter dilepaskan dari sel saraf lain, impuls (rangsangan) akan diteruskan ke sel saraf berikutnya. Neurotransmiter mengakibatkan muatan positif Na+ masuk ke dalam sel saraf.
Saat muatan positif Na+ masuk ke dalam sel saraf melewati membran sel, rangsang listrik mengalir ke ujung akhir sel saraf.
Saat rangsangan telah mencapai ujung sel saraf, neurotransmiter akan dilepaskan kembali menuju sel saraf lain atau sel saraf tujuan.
Setiap manusia memiliki sistem saraf yang dapat mengontrol gerak otot. Sistem saraf terdiri atas sel-sel saraf berfungsi untuk menerima, mengolah, dan mengirim rangsangan yang diterima panca indera. Rangsangan ini disebut impuls. Setiap sel saraf terdiri atas 3 bagian, yaitu badan sel saraf, dendrit, dan akson atau neurit. Selain ketiga bagian tersebut, pada sel saraf juga terdapat bagian tambahan berupa selubung myelin. Myelin sebetulnya bukan bagian sel saraf, tetapi terdiri dari sel pembentuk myelin yang berfungsi menyelubungi akson.
Berdasarkan keberadaan myelin, terdapat dua macam neuron, yaitu neuron yang berselubung myelin dan neuron yang tidak berselubung myelin. Agar dapat mengetahui sel saraf lebih lanjut mari lakukan kegiatan berikut.
Daftar Pustaka
Zubaidah dkk. 2018. Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas IX semester 1. Balitbang kemendikbud: Jakarta.
Nanang. Tanpa tahun. https://www.mikirbae.com/2016/01/kelistrikan-pada-sel-saraf.html. diakses tanggal 30 Oktober 2020.
Ketika penggaris plastik atau sisir digosok-gosokkan pada kain, maka akan terjadi terjadi perpindahan muatan listrik dari kain wol ke sisir.
Muatan listrik yang berpindah adalah elektron negatif (-).
Lebih lengkapnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Perubahan wujud zat cair menjadi padat disebut membeku, contohnya adalah air menjadi es ketika didalam kulkas dan coran besi yang dimasukkan ke dalam cetakan menjadi keras. Zat dapat mengalami perubahan wujud karena energi kalor yang dilepaskannya.
Perubahan wujud padat menjadi cair disebut melebur atau meleleh, contohnya adalah es mencair dan mentega berubah menjadi minyak ketika dimasukkan kedalam penggorengan yang panas.
Perubahan wujud cair menjadi gas disebut menguap contohnya adalah air menjadi uap dan spiritus menjadi gas.
Perubahan dari gas menjadi cair disebut mengembun, contohnya adalah embun di pagi hari.
Perubahan gas ke padat, disebut mengkristal contohnya jelaga yang merupakan hasil pembakaran pada lampu minyak.
Perubahan padat menjadi gas disebut menyublim, contohnya penguapan kapur barus.
Perubahan wujud zat yang memerlukan kalor, yaitu melebur, menguap, dan menyublim, Adapun perubahan wujud zat yang melepaskan kalor yaitu membeku , mengembun, dan, mengkristal.
Kondisi saat ini dimana Indonesia dihadapkan dengan kasus penularan Covid-19 yang semakin masif, menyebabkan dikuranginya aktifitas yang dapat menimbulkan kerumunan. Dengan harapan dapat ditekannya penularan virus covid 19 ini. Pengurangan aktivitas tidak hanya terjadi di lingkungan sosial masyarakat tetapi juga di lingkungan sekolah. Aktivitas proses belajar mengajar dikelas sampai hari ini masih belum dapat dilaksanakan. Hanya daerah yang masuk kategori daerah hijau dan kuning yang dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka namun dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. sementara daerah-daerah dari zona merah dan orange tetap melaksanakan pembelajaran jarak-jauh. Karena sekolah di tempat saya bertugas sampai hari ini tanggal 23 Oktober 2020 masih dalam kategori zona merah, sehingga kegiatan belajara-mengajar tetap dilaksanakan secara jarak jauh (PJJ).
Keadaan seperti ini memaksa kami para guru berinovasi dan kreatif dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Salah satu inovasi yang dapat saya lakukan adalah dengan menerapkan model pembelajaran Blended Learning berbantuan blog, rumah belajar dan Google meet.
Apa itu Blended Learning?
Menurut Driscol (2002) Blended
learning merupakan pembelajaran yang mengkombinasikan atau menggabungkan
berbagai teknologi berbasis web, untuk mencapai tujuan pendidikan. Thorne
(2013) mendefinisikan blended learning sebagai campuran dari teknologi elearning dan multimedia, seperti video streaming, virtual class, animasi teks online
yang dikombinasikan dengan bentuk-bentuk tradisional pelatihan di kelas.
Sementara Graham (2005) menyebutkan blended learning secara lebih sederhana
sebagai pembelajaran yang mengkombinasikan antara pembelajaran online
dengan face-to-face (pembelajaran tatap muka).
Jadi dapat dikatakan bahwa Blended learning adalah model
pembelajaran yang menggabungkan beberapa
model pembelajaran, misalnya e-learning
dengan model tatap muka tradisional.
Apa itu blog?
Blog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web. Tulisan-tulisan ini sering kali dimuat dalam urutan terbalik (isi terbaru dahulu sebelum diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.
Penggunaan blog untuk mendukung penerapan model pembelajaran blended
learning dapat dilakukan. Merujuk pada penelitian yang dilakukan Nugraha (2015)
yang dilatarbelakangi oleh rendahnya minat peserta didik dalam pembelajaran
menulis teks sastra di sekolah khususnya teks cerita pendek menunjukkan
menunjukkan keefektifan penerapan metode pembelajaran blended learning
dengan media blog dalam pembelajaran menulis teks cerita pendek peserta didik
kelas X SMA Negeri 9 Bandung.
Di dalam blog atau weblog terdapat beberapa fitur yang dapat dimanfaatkan dengan menerapkan model pembelajaran Blended Learning. Berikut ini Learning Path dari model pembelajaran Blended Learning berbantuan blog yang dipublikasi Kemendikbud RI
sumber : https://sibatik.kemdikbud.go.id/inovatif/assets/file_upload/pengantar/pdf/pengantar_3.pdf
Dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh yang saya lakukan, sintak Seeking of Information pada proses pencarian informasi siswa melakukannya secara mandiri. Melalui WA grup saya memberikan tautan link blog yang berisi materi kepada siswa sebagai bahan belajar dirumah. Materi disusun sesuai dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar dalam kurikulum. Di dalam blog, materi disajikan dengan dilengkapi video dan gambar serta soal latihan yang dapat dikerjaan oleh siswa. Untuk membuat soal latihan dan tugas, saya menggunakan google form yang kemudian linknya saya tautkan ke blog yang di bagikan ke siswa. Berikut contoh aktivitas di WA grup :
sumber : Arsip pribadi
Dalam proses acquisition of information, materi didiskusikan secara online baik melalui WA grup maupun melalui video conference. Kegiatan diskusi melalui WA dipilih karena aplikasi ini sudah dimiliki oleh sebagian besar siswa dan lebih mudah diakses. sedangkan kegiatan diskusi melalui video conference dilakukan dengan aplikasi google meet. Berikut contoh kegiatan diskusi melalui video conference:
sumber : Arsip Pribadi
Dan untuk sintak Synthesizing Knowledge saya lakukan secara online yakni siswa saya arahkan untuk menampilkan foto hasil rangkuman dari materi (simpulan) ke dalam WA grup kelas seperti pada contoh berikut:
sumber : Arsip pribadi
Demikian sedikit pengalaman yang dapat saya bagikan kepada rekan rekan sekalian terkait pemanfaatan blog pada pembelajaran Blended Learning yang saya lakukan dalam pembelajaran jarak jauh. Pemahaman saya terkait model pembelajaran ini memang belum maksimal, karena saya baru mengetahui model ini setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembaTIK dari level 1 sampai level 4 saat ini. Berkat kegiatan PembaTIK ini saya mendapat banyak kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan mendapat banyak pengetahuan baik dari para pakar maupun dari rekan rekan guru duta rumah belajar dan sesama peserta pembaTIK. Untuk dapat mengikuti berbagai jenis pelatihan inovasi berbasis TIK rekan-rekan dan sahabat dapat mengakses di laman Rumah belajar belajar.kemdikbud.go.id dengan memanfaatkan fitur Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) atau melalui laman simpatik.belajar.kemdikbud.go.id
Ayo terus tingkatkan kompetensi untuk menghasilkan inovasi-inovasi demi kemajuan pendidikan di Indonesia
Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia.
Salam Rumah Belajar
Apakah itu Flipped Classroom???
Flipped classroom atau kelas terbalik merupakan model pembelajaran yang berlawanan dengan model pembelajaran tradisional. Pada model pembelajaran tradisional biasanya materi diberikan di kelas kemudian selanjutnya tugas penguatan diselesaikan dirumah. Sedangkan pada pembelajaran Flipped classroom dilaksanakan sebaliknya.
Dalam Bukunya, Flip Your Classroom: Reach Every Student in Every Class Everyday (2012), Jonathan Bergmann dan Aaron Sams menulis:
“Basically the concept of a flipped class is this: that which is traditionally done in class is now done at home, and that which is traditionally done as homework is now completed in class.”
Yang artinya, "Pada dasarnya konsep flipped class adalah sebagai berikut: bahwa yang secara tradisional dilakukan di kelas sekarang dilakukan di rumah, dan yang secara tradisional dikerjakan sebagai PR (pekerjaaan rumah) kini diselesaikan di kelas (Bergmann & Sams, 2012)".
Pembelajaran Flipped Classroom adalah salah satu model yang dapat digunakan dengan memanfaatkan portal rumah belajar.
Dalam Pembelajaran flipped classroom, kegiatan menerima materi, menonton video dan berdiskusi untuk menyelesaikan masalah dilaksanakan di rumah sebelum pembelajaran di kelas. langkah pertama peserta didik mempelajari materi sendiri di rumah. materi yang disajikan biasanya menggunakan video pembelajaran. Video pembelajaran dapat diperoleh dari portal Rumah Belajar sehingga guru tidak harus menciptakan video pembelajaran sendiri. Kemudian dalam kelas, siswa kemudian mencoba untuk menerapkan pengetahuan dengan memecahkan masalah dan melakukan kerja praktek. Pembelajaran flipped classroom bukan hanya sekedar belajar menggunakan video pembelajaran, namun lebih menekankan tentang memanfaatkan waktu di kelas agar pembelajaran lebih bermutu dan bisa meningkatkan pengetahuan siswa.
Menurut Adhitiya dkk (2015), langkah-langkah model pembelajaran dengan metode flipped classroom adalah sebagai berikut:
a. Persiapan
Sebelum tatap muka guru memberikan materi dalam bentuk video pembelajaran.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menyampaikan secara garis besar materi yang akan dipelajari.
Memberi tugas siswa untuk membuat rangkuman dari video.
b. Kegiatan di kelas
Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4-5 orang siswa.
Membahas video yang telah ditonton siswa dengan diskusi dan tanya jawab.
Melalui tanya jawab dengan siswa guru menguatkan konsep.
Guru memberikan latihan pemecahan masalah melalui LKS.
Siswa berdiskusi dengan kelompoknya untuk menyelesaikan masalah.
Peran guru saat diskusi adalah memfasilitasi siswa agar mampu menuliskan ide atau gagasannya terkait masalah yang diberikan.
Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan yang lain menanggapinya.
Guru memberikan tes untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa.
Memberikan video pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya.
Kelebihan dan Kekurangan Flipped Classroom ?
Menurut Adhitiya dkk (2015), model pembelajaran flipped classroom memiliki kelebihan dan kekurangan, yaitu:
a. Kelebihan flipped classroom
Siswa dapat mengulang-ulang video tersebut sehingga ia benar-benar memahami materi.
Siswa dapat mengakses video tersebut dari manapun asalkan memiliki sarana yang cukup bahkan bisa disalin melalui flashdisk dan didownload.
Efisien, karena siswa diminta untuk mempelajari materi di rumah dan pada saat di kelas, siswa dapat lebih memfokuskan kepada kesulitannya dalam memahami materi ataupun kemampuannya dalam menyelesaikan soal-soal berhubungan dengan materi tersebut.
Siswa dituntut untuk belajar secara mandiri dengan memanfaatkan video pembelajaran yang diberikan sehingga mendukung semangat belajar.
b. Kekurangan flipped classroom
Untuk menonton video, setidaknya diperlukan sarana yang memadai, baik komputer, laptop maupun handphone. Hal ini akan menyulitkan siswa yang tidak memiliki sarana tersebut.
Diperlukan koneksi internet yang lumayan bagus untuk mengakses video. Terutama apabila filenya berukuran besar, maka akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membuka atau mengunduhnya. Ada cukup banyak siswa yang gaptek sehingga mereka memerlukan waktu yang lebih untuk mengakses video tersebut.
Siswa mungkin perlu banyak penopang untuk memastikan mereka memahami materi yang disampaikan dalam video dan siswa tidak mampu mengajukan pertanyaan ke instruktur atau rekan-rekan mereka jika menonton video saja.
Daftar Pustaka
Adhitiya, E.N., Prabowo, A. dan Arifuddin, R. 2015. Studi Komparasi Model Pembelajaran Traditional Flipped Classroom dengan Peer Instruction Flipped terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah. Unnes Journal of Mathematics Education 4.
Bergmann, J., dan Sams, A. 2012. Flip Your Classroom : Reach Every Student in Every Class Every Day. USA: Courtney Burkholder.
Gambar Portal Rumah Belajar
Rumah belajar adalah sebuat portal yang dikembangkan pemerintah
melalui pusdatin Kemdikbud sejak tahun 2011. Portal ini menyediakan
berbagai fitur yang terbagi dalam fitur utama dan fitur pendukung. Fitur utama
terdiri atas, sumber belajar, lab maya, kelas maya dan bank soal. Sedangkan fitur
pendukung diantaranya BSE, peta budaya dan lain sebagainya. Terdapat banyak
sekali manfaat dari fitur-fitur ini, namun faktanya sebagian guru belum mengetahui
cara manfaatkannya. Sudak cukup lama sejak dikembangkan pada tahun 2011, portal
ini masih belum banyak dikenal guru-guru di Indonesia. Keberadaan portal ini
akhirnya menggema sejak merebaknya pandemi covid-19.
Akibat dari pandemi
Covid 19, Guru dan siswa di paksa melakukan pembelajaran jarak jauh. Hal ini
demi menjaga keselamatan guru dan siswa, dan menghambat penularan virus covid
19. Kebutuhan akan media pembelajaran jarak jauh akhirnya semakin mendorong
guru-guru menemukan inovasi pembelajaran agar pembelajaran dapat tetap
berlangsung meski di masa pandemi covid 19. Dan akhirnya portal Rumah Belajar
ini dijadikan sebagai salah satu solusi Pembelajaran jarak jauh (PJJ). Saat ini
pengetahuan akan keberadaan portal ini sudah semakin meluas. Hal ini semakin
didorong dengan keberadaan sahabat rumah belajar.
Sahabat rumah
belajar adalah guru-guru terpilih dari seluruh Indonesia yang merupakan finalis
Pemilihan Duta Rumah Belajar. Sahabat Rumah Belajar yang terus
mensosialisasikan tentang pemanfaatan portal Rumah Belajar menjadikan Portal ini
semakin menggema dan populer dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh.
Portal ini dapat
menjawab kebutuhan pembelajaran di masa pandemi ini. Dengan menggunakan metode
yang tepat, misalnya Flipped Classroom. Metode
ini adalah metode yang bukan hanya cocok dimasa pandemi, tapi merupakan metode
yang sangat cocok untuk digunakan di era Pendidikan 4.0 yang menuntut inovasi
dan kreatifitas guru. Peran guru sebagai Fasiitator menjadi penting di masa
sekarang. Keberadaan media pembelajaran berbentuk video dan animasi dalam
portal rumah belajar sangat cocok diterapkan dalam pembelajaran yang
menggunakan metode Flipped Classroom apalagi
dimasa pandemi sekarang dimana pembelajaran jarak jauh dilakukan. Dengan memanfaatkan
Portal Rumah Belajar dan menggunakan metode yang tepat seperti Flipped Classroom
adalah solusi tepat dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi covid 19.
Jadi bapak-ibu guru,
ayo mengajar dengan portal Rumah Belajar.
Belajar dimana
saja, kapan saja dengan siapa saja.
Merdeka Belajarnya,
Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia.
Assalamualaikum....
Selamat pagi...
jumpa kembali dengan ibu Anita. Hari ini kita akan belajar tentang Skala Suhu.
Silahkan mengetik Nama dan Kelas di Kolom Komentar
Tujuan Pembelajaran : Menganalisis skala suhu dengan benar.
yuk disimak Video berikut !
Saat ini, dikenal beberapa skala suhu yakni Celcius (C), Fahrenheit (F), Reamur (R) dan Kelvin.
Kelvin merupakan skala suhu dalam SI. Perbedaan antara skala itu adalah angka pada titik tetap bawah (titik beku) dan titik tetap atas (titik didih) pada skala termometer tersebut.
sumber : www.fisikabc.com/
Untuk lebih memahami tentang konversi skala suhu perhatikan video berikut:
Waktu belalu begitu cepat, serangkaian kegiatan PembaTIK level 4 yang dilaksanakan dalam 4 minggu terakhir begitu berkesan. Pengalaman berjumpa rekan-rekan sejawat, berbagi pengetahuan, berbagi pengalaman adalah hal luar biasa. Kegiatan yang bertemakan " Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK mewujudkan Merdeka Belajar" sangat antusias diikuti oleh rekan rekan guru di kabupaten Konawe.
Susunan acara dalam Kegiatan Sosialisasi Portal Rumah Belajar dan Berbagi Inovasi Pembelajaran yaitu, dimalai dengan Pengenalan Portal Rumah Belajar, kemudian dilanjutkan berbagi pengalaman praktik baik pembelajaran dengan berbasis Portal Rumah Belajar. Dan akhirnya dilakukan berbagi Inovasi pembelajaran dengan memanfaatkan Rumah Belajar yaitu Pemanfaatan Blog terintegrasi Rumah belajar dan Pembuatan soal Online dengan aplikasi Quizziz dan Google Formulir.
Berikut ini Rangkaian Kegiatan Sosialisasi Portal Rumah Belajar dan Berbagi inovasi pembelajaran berbasis TIK:
1. Berbagi Bersama Kepala Dinas Dikbud Kab. Konawe
Pertemuan dengan Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Konawe, Bapak DR. Suryadi, S.Pd.,M.Pd dilaksanakan pada hari Rabu, 7 Oktober 2020 di Kantor Dinas Dikbud Kabupaten Konawe. Beliau memberikan dorongan dan semangat kepada Sahabat Rumah Belajar 2020 kab. Konawe dan menitipkan pesan agar terus meningkatkan Kompetensi dan terus berinovasi demi kemajuan pendidikan khususnya di Kab. Konawe.
Kegiatan Berbagi bersama SMP Negeri 1 Lalonggasumeeto dilaksanakan pada hari Kamis, 1 Oktober 2020. Kegiatan yang bertepatan dengan hari Kesaktian Pancasila memberikan tambahan semangat untuk memulai langkah pertama kegiatan sosialisasi dan Berbagi Inovasi pembelajaran kepada guru-guru di kab. Konawe. Menjadi sekolah pertama yang saya kunjungi sebagai SRB Provinsi Sulawesi Tenggara, antusias dan semangat di tunjukkan rekan-rekan Guru dan Staf di SMP Negeri 1 Lalonggasumeeto. Sosialisasi diikuti oleh 10 Guru dan Staf di SMPN 1 Lalonggasumeeto.
Sumber: Aset Pribadi
Gambar . Foto salah satu Guru di SMP Negeri 1 Lalonggasumeeto
Sumber: Aset Pribadi
Gambar . bersama beberapa Guru di SMP Negeri 1 Lalonggasumeeto
Kegiatan berbagi selanjutnya di laksanakan di SD Negeri 1 Lalonggasumeeto pada hari Sabtu, 3 Oktober 2020. Alhamdulillah kegiatan ini direspon baik oleh Kepala sekolah dan Guru-guru serta staf SD Negeri 1 Lalonggasumeeto. Meski dengan segala keterbatasan, namun tidak menyurutkan semangat dan antusias Guru-guru di sekolah ini untuk mengikuti sosialisasi dan berbagi Inovasi. Kegiatan diikuti oleh Kepala sekolah dan 8 guru dan staf SDN 1 Lalonggasumeeto.
Sumber: Aset Pribadi
Sumber: Aset Pribadi
Gambar. bersama Kepala SD Negeri 1 Lalonggasumeeto
Sumber: Aset Pribadi
Gambar. bersama beberapa Guru di SD Negeri 1 Lalonggasumeeto
Berbagi berlanjut di SMP Negeri 2 Wawotobi pada hari Senin, 12 Oktober 2020. Berbeda dengan sekolah sebelumnya, kegiatan sosialisasi Rumah Belajar dan berbagi Inovasi pembelajaran dilaksanakan secara kolaborasi bersama SRB Ibu Pirawati, S.Pd dan Ibu Asri Juniatin Mangidi, S.Pd. Sungguh suatu pengalaman berharga dapat bersama SRB lainnya berbagi Pengalaman dan Inovasi Pembelajaran kepada Guru-guru SMP Negeri 2 Wawotobi. Kegiatan diikuti dengan antusias dan penuh semangat oleh 24 Guru dan staf SMP Negeri 2 Wawotobi.
Sumber: Aset Pribadi
Sumber: Aset Pribadi
Gambar. bersama beberapa Guru di SMP Negeri 2 Wawotobi
5. Berbagi Bersama SD Negeri 1 Nario Indah dan SD Negeri 2 Nario Indah
Sosialisasi selanjutnya dilaksanakan di SDN 1 Nario Indah pada hari Selasa, 12 Oktober 2020. Peserta kegiatan ini adalah gabungan dari guru-guru SDN 1 Nario Indah dan Guru-guru SDN 2 Nario Indah. Kegiatan sosialisasi dan berbagi inovasi pembelajaran juga dilaksanakan secara kolaborasi bersama SRB Provinsi Sulawesi Tenggara lainnya yakni Ibu Pirawati, S.Pd dan Ibu Asri Juniatin Mangidi, S.Pd. Kami secara Bersama-sama melaksanakan Sosialisasi Portal Rumah Belajar dan berbagi inovasi pembelajaran berbasis TIK di sekolah tersebut. Sambutan hangat dan respon positif yang luar biasa kami terima dari Kepala Sekolah, guru-guru dan staf di sekolah tersebut.
Sumber: Aset Pribadi
Sumber: Aset Pribadi
Gambar. bersama Kepala SDN 1 Nario Indah
Sumber: Aset Pribadi
Gambar. Beberapa guru SDN 1 Nario Indah dan Guru SDN 2 Nario Indah
Sumber: Aset Pribadi
Gambar. Kolaborasi bersama SRB Provinsi Sulawesi Tenggara
Sosialisasi selanjutnya dilaksanakan di SMP Negeri 1 Konawe pada hari Sabtu, 17 Oktober 2020. Kegiatan ini dilaksanakan dengan kolaborasi bersama SRB Ibu Pirawati, S.Pd, Ibu Asri Juniatin Mangidi, S.Pd dan Bapak Edi Adrian, M.Si. Kegiatan Sosialisasi dan Berbagi Inovasi Pembelajaran ini diikuti 25 Guru dan staf SMP Negeri 1 Konawe.
Sebelum belajar, saksikan Video Berikut: Ingat Pesan Ibu (3M)
Selanjutnya, silahkan mengisi daftar hadir dengan cara mengisi pada kolom COMMENTS/KOMENTAR pada bagian bawah
ketik : Nama siswa - Kelas - Hadir
Hari ini kita akan belajar materi Suhu dan Perubahannya
Sub Materi 1: Jenis-Jenis Termometer
Tujuan Pembelajaran : Peserta didik diharapkan dapat menjelaskan jenis-jenis termometer dengan benar
MATERI
Pernakah kalian mengalami demam ?
sumber : pixabay.com
Bagaimana Mengetahui Suhu Tubuh Kalian ?
Suhu sebuah benda adalah tingkat (derajat) panas suatu benda. Benda yang panas mempunyai derajat panas lebih tinggi dari pada benda yang dingin. Alat ukur suhu disebut termometer.
sumber : pixabay.com
Jenis-Jenis Termometer
1. Termometer zat cair
sumber : pixabay.com
gambar termometer zat cair
Zat cair yang digunakan pada termometer jenis ini umumnya raksa atau alkohol jenis tertentu. Sebagian besar termometer zat cair menggunakan raksa karena memiliki keistimewaan, yaitu warnanya mengkilat dan cepat bereaksi terhadap perubahan suhu. selain itu, raksa membeku pada suhu rendah (-38 derajat Celcius) dan mendidih pada suhu yang tinggi (lebih dari 350 derajat celcius) sehingga dapat mengukur suhu pada rentang suhu yang lebar. Namun kalian harus berhati-hati, karena raksa sangat beracun, sehingga berbahaya jika termometer pecah.
Alkohol untuk pengisi termometer biasanya diberi pewarna biru atau merah. Rentang suhu yang dapat diukur bergantung jenis alkohol yang digunakan, contohnya:
✔ Toluen, dengan rentang -90 derajat celcius hingga 100 derajad celcius
✔ Ethyl alcohol, dengan rentang -110 derajat celcius hingga 100 derajat celcius.
Alkohol tidak seberbahaya raksa dan mudah menguap, sehingga lebih aman digunakan sebagai pengisi termometer.
Beberapa termometer yang menggunakan zat cair yaitu :
1) Termometer Laboratorium
Bentuknya panjang dengan skala dari -10 derajat celcius sampai 110 derajat celcius menggunakan raksa, atau alkohol seperti ditunjukkan pada gambar di bawah,
sumber : news.labsatu.com
Gambar Termometer Laboratorium
2) Termometer Suhu badan
Termometer ini digunakan untuk mengukur suhu badan manusia. skala yang ditulis antara 35 derajat celcius dan 42 derajat celcius.
sumber : pixabay.com
gambar termometer suhu badan
2. Termometer Inframerah
Cara termometer ini bekerja sangat unik yaitu tanpa menyentuh objek yang ingin diukur dalam jarak tertentu dan mengukur suhu objek tersebut menggunakan radiasi kotak hitam. Prinsip termometer ini adalah semakin panas suatu benda, semakin banyak energi inframerah yang dipancarkan karena molekulnya semakin aktif.
sumber : pixabay.com
gambar termometer Infrared
3. Termometer Bimetal
Prinsip termometer ini adalah semakin tinggi suhu, semakin melengkung keping bimetal yang menandai perubahan suhu yang lebih tinggi.
sumber : pixabay.com
gambar termometer bimetal
4. Termometer Kristal Cair
Terdapat kristal cair yang warnanya dapat berubah jika suhu berubah. Kristal ini dikemas dalam plastik tipis, untuk mengukur suhu tubuh, suhu akuarium dan sebagainya.
1. Zat cair apakah yang digunakan dalam termometer zat cair?
2. Apa Kelebihan dan kekurangan zat cair yang digunakan pada termometer zat cair?
Daftar Pustaka
Widodo. 2017. Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas VII Semester 1. Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemendikbud
Elsa. 2017. Beberapa Jenis Termometer Yang Harus Kamu Ketahui. Diakses tanggal 4 Oktober 2020. https://news.labsatu.com/beberapa-jenis-termometer-yang-harus-kamu-ketahui/
Dapatkan buku ini melalui Rumah Belajar dengan mengklik Link berikut :