AKSI NYATA _ PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
PEMBELAJARAN BERDIFERENSISASI
Oleh : ANITA SRI WAHYUNI (CGP ANGKATAN 4)
Pembelajaran berdiferensiasi adalah serangkaian
keputusan masuk akal (common sense) yang dibuat oleh guru yang berorientasi
kepada kebutuhan murid. Diferensiasi dilakukan berdasarkan tiga hal pokok atas
murid: kesiapannya, ketertarikannya, dan profil belajarnya. Dalam mempersiapkan
pembelajaran berdiferensisasi dimula dengan analisis kebutuhan siswa dengan
tujuan agar dapat diketahui harapan dan keinginan siswa terhadap materi/bahan
ajar yang akan diajarkan, metode yang akan digunakan serta penilaian yang akan
dilakukan. Pada kegiatan analisis ini CGP menggunakan metode wawancara secara
langsung kepada siswa terkait keinginan, minat dan cara belajar yang selama ini
mereka jalani. Setelah di peroleh informasi terkait minat mereka, kekuatan dan
kelemahan yang murid miliki serta gaya belajar. CGP kemudian mengembangkan RPP
yang efisien sesuai dengan kebutuhan murid. Namun perlu ditekankan disini
bahwa, CGP tidak membuat RPP bervariasi sesuai dengan jumlah siswa. Yang dimaksudkan
disini, CGP mengembangkan RPP yang mampu mengakomodir kebutuhan siswa dengan
tujuan pembelajaran yang jelas. Yakni dengan mengembangkan RPP dengan
menggunakan sumber belajar yang berbeda, cara menemukan pengetahuan yang
berbeda serta menggunakan metode penilaian dan penugasan yang berbeda.
Selanjutnya,
tindakan yang dilakukan CGP untuk menganalisis kebutuhan siswa bedasarkan
kesiapan belajar adalah melakukan tes diagnosis berupa pertanyaan terbuka
terkait pemahaman awal yang dimiliki siswa. Kegiatan ini dilakukan di kegiatan
pendahuluan, kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan
awal siswa terhadap materi yang akan di pelajari.
Tindakan
yang dilakukan CGP dalam menganalisis kebutuhan belajar siswa berdasarkan minat
adalah dengan melakukan wawancara secara langsung, selanjutnya untuk mengakomodir
kebutuhan minat siswa adalah dengan mempersilahkan siswa menyajikan pengetahuan
dan produk yang dimiliki sesuai dengan minat yang mereka sukai dan juga mencoba
mengarahkan siswa untuk menemukan minat baru dengan membuat situasi belajar
yang berkelompok.
Tindakan
yang dilakukan CGP dalam menganalisis kebutuhan belajar siswa berdasarkan
profil belajar murid adalah dengan melakukan wawancara secara langsung tentang
gaya belajar siswa. Dan ditemukan sebagian besar siswa memiliki gaya belajar
aditori dan visual. Sehingga untuk mengakomodir kebutuhan belajar tersebut, CGP
melakukan pembelajaran dengan menyediakan multimedia dan video yang dapat di
akses siswa dalam proses pembelajaran. Selanjutnya Murid di perbolehkan
menunjukkan pemahaman dan pengetahuannya dalam bentuk gambar, presentasi dengan
powerpoint dan rekaman wawancara. (Diferensiasi Proses dan Produk)

.jpeg)

.jpeg)








0 Comments